Pengertian
ICMP (Internet Control Message Protocol)
ICMP adalah kependekan dari Internet Control
Message Protocol. ICMP merupakan bagian dari Internet Protocol. ICMP digunakan
peralatan-peralatan yang terhubung melalui jaringan internet untuk keperluan analisa
jaringan. Penggunaan ICMP yang terkenal
adalah ping dan traceroute.
Pada ping komputer A akan
mengirimkan ICMP echo request ke komputer B. Komputer B kemudian akan
membalas ICMP echo replay. Komputer A akan menghitung lama waktu antara
pengiriman ICMP request dan penerimaan ICMP reply.
Pada traceroute komputer A akan menganalisa
jalur yang dipakai untuk menuju B. Komputer A akan mengirimkan ICMP echo
request dan hasilnya adalah daftar sejumlah router yang digunakan untuk
mencapai B lengkap dengan informasi waktu yg dibutuhkan untuk mencapai setiap
routernya.
ICMP juga digunakan untuk memberikan pesan
error jika suatu layanan (service) yang diminta tidak ada, atau jika komputer
atau router yang berusaha dicapai tidak dapat dihubungi.
Pengertian
POP3 dan Fungsinya
POP3 adalah kependekan dari Post Office
Protocol versi 3. Sesuai dengan namanya, POP3 adalah sebuah protocol di
dalam jaringan internet yang memiliki fungsi seperti bis surat, dan digunakan
di dalam email client yang kita miliki untuk mengambil dan membaca email
atau surat elektronik yang masuk.
Penggunaan email atau surat elektronik ini
tentu saja sudah tidak asing lagi bukan di telinga kita? ketika email masuk ke
dalam inbox email kita, disanalah POP3 bekerja dan memegang peranan yang sangat
penting. Sama halnya dengan simple mail transfer protocol yang mengurusi
tentang pengiriman dan penerimaan pesan atau email di jaringan internet, POP3
ini akan mengatur semua email-email yang ada.
Fungsi
dari POP3
Nah, seperti sudah dijelasakan sebelumnya,
POP3 adalah sebuah protocol internet yang digunakan untuk mengakses email atau
surat elektronik yang masuk ke dalam email client. Fungsi utama dari POP3 ini
adalah untuk menyimpan sementara email yang terkirim di dalam sebuah email
server, dan kemudian meneruskannya ke dalam email client, dimana baru akan
terespon ketika email tersebut sudah dibuka oleh user yang berhak (dalam hal ni
adalah mereka yang memegang username dan juga password dari alamat email).
POP3 adalah protocol email yang digunakan pada
berbagai macam email client, mulai dari aplikasi email pada desktop, seperti
Microsoft outlook, hingga aplikasi email pada smartphone, misalnya Gmail,
Ymail, dan sebagainya.
Dengan adanya protocol POP3 pada email client
ini, maka setiap surat atau email yang sudah terttampung ke dalam email server
akan dimunculkan di dalam email client dan akan dibuka ketika user memiliki hak
akses atas surat atau email tersebut.
Pengertian
SMTP dan Fungsi-fungsinya
Merupakan kependekan dari Simple Mail Transfer
Protocol.
Apabila kita artikan secara harafiah, maka bisa dikatakan bahwa SMTP merupakan sebuah protocol yang digunakan untuk melakukan proses pengiriman dan penerimaan (proses transfer sebuah surat secara elektronik), namun dengan menggunakan sebuah acara teknis yang simple dan mudah untukdipaham dan diimplementasikan.
Apabila kita artikan secara harafiah, maka bisa dikatakan bahwa SMTP merupakan sebuah protocol yang digunakan untuk melakukan proses pengiriman dan penerimaan (proses transfer sebuah surat secara elektronik), namun dengan menggunakan sebuah acara teknis yang simple dan mudah untukdipaham dan diimplementasikan.
Penggunaan
SMTP
Prinsip dasar dan prinsip utama dari
penggunaan SMTP ini adalah bahwa terdapat sebuah email server yang bertugas
sebagai penampung sementara surat elektronik, sebelum dikirmkan ke alamat email
penerima.
Jadi, ketika user akan mengirimkan sebuah
surat elektronik, maka surat elektronik tersebut, yang dikirmkan oleh user akan
menggunakan protocol SMTP, sehingga surat tersebut kemudian akan masuk ke dalam
email server, untuk dicocokan dengan alamat email penerima. Ketika alamat email
penerima sudah terdeteksi cocok, maka surat elektronik atau email tersebut
kemudian di kirimkan ke alamat email yang dituju, dan pengirim akan memperoleh
notifikasi bahwa email sudah dikirimkan ke alamat email.
Apabila kita melihat hal ini, maka cara kerja
SMTP ini persis seperti cara kerja kotak pos atau bis surat yang dulu sering
kita gunakan untuk mengirimkan surat dari kota ke kota. SMTP bisa kita
analogikan sebagai sebuah bis surat atau kotak pos. ketika kita akan
mengirimkan surat, maka kita akan memasukkan surat kita ke dalam kotak pos
tersebut, dan tukang pos akan mengambil surat anda untuk dimasukkan ke dalam
kantor pos, disortir, lalu kemudian dikirmkan ke alamat yang tertera pada surat
tersebut.
Fungsi
SMTP
Digunakan untuk membantu user
mengirimkan surat elektronik kepada penerima. Jadi dengan menggunakan protocol
SMTP ini, maka anda sebagai seorang user dapat mengirimkan pesan elektronik
atau email kepada penerima.
Pengertian
FTP
FTP merupakan singkatan dari File Transfer
Protokol ini adalah suatu protocol di internet yang dapat di gunakan untuk
suatu urusan dalam mengirimkan data di dalam suatu jaringan komputer, yang
termasuk di dalamnya seperti upload dan juga download file yang di lakukan FTP
client dan pada FTP server.
Layanan yang ada di FTP dapat di atur dan menjadi
FTP public yang artinya semua orang di seluruh dunia bisa masuk dan mengakses
data yang berada di server FTP dengan mudah dan cepat. Tidak hanya itu, FTP
dapat di atur menjadi FTP public yang di dalamnya terdapat layanan yang dapat
di atur supaya tidak semua orang dapat masuk dan mengakses data yang berada di
server tetapi para pengguna yang terdaftar saja yang dapat mengakses data-data
yang ada di dalamnya.
FTP dapat berkerja dengan menggunakan salah
satu protocol yang ada dan dapat di andalkan untuk dapat mengurus komunikasi
data yang di lakukan antara server dan client, seperti contohnya dengan
menggunakan protocol TCP atau yang lebih tepatnya pada port nomor 21. Protocol
membuat sesi komunikasi antara server dan client dapat di lakukan sebelum
berlangsungnya pengiriman data.
Manfaat
FTP
FTP
di dalam dunia komputer memiliki manfaat sebagai berikut:
·
FTP memberikan transfer data yang
efisien dan reliable.
·
Dapat melakukan pertukaran data dengan
mudah dengan ukuran besar tidak masalah.
·
Dapat di lakukan indirect atau
implicit remote computer.
·
Pemilik website dapat melakukan membackup
websitenya dengan mudah.
Cara
Kerja FTP
FTP
memiliki cara kerjanya sendiri, cara kerjanya yaitu:
·
FTP dapat di gunakan apabila user
dappat menunjukkan password dan username yang di perlukan untuk dapat di
authentikasikan dan dapat masuk ke dalam server FTP.
·
Pengguna yang terdaftar dapat
mengakses penuh terhadap beberapa file atau direktori yang ada di dalamnya dan
membuat pengguna dapat memindahkan, mnyalin, membuat, dan menghapus file yang
ada di dalamnya.
Pengertian
dan Fungsi Protocol ARP Dalam Jaringan Komputer
Protokol ARP atau Address Resolution Protocol
merupakan sebuah protokol yang bertanggung jawab mencari tahu Mac Address atau
alamat hardware dari suatu Host yang tergabung dalam sebuah jaringan LAN.
Berikut peranan-peranan penting protocol ARP
yang harus di ketahui
Peran
protokol ARP ini sangat penting dalam jaringan, terutama mengenai komunikasi
data yang terjadi dalam jaringan.
setiap komputer yang tergabung dalam jaringan
komputer local atau LAN, berkomunikasi menggunakan alamat hardware atau Mac
Addres,bukan menggunakan alamat IP address.
karena
setiap Host berkomunikasi menggunakan alamat fisik Mac Address maka sebuah
komputer yang ingin berkomunikasi dengan komputer lain harus mengetahui alamat
mac address dari komputer tujuannya.
bagaimana
sebuah Host bisa mendapatkan informasi mengenai Mac Address dari Host tujuannya?
Jawabannya
adalah pada tahapan transfer data. Sebelum sebuah data diberikan Mac address, terlebih
dahulu data tersebut diberi alamat logis berupa IP Address. IP address yang
ditambahkan ini merupakan IP address dari Host pengirim dan Host penerima.
Proses berikutnya adalah menentukan alamat
hardware atau mac address dari komputer tujuan. Jika komputer tersebut
tidak mengetahui alamat tujuannya maka harus
dicari tahu.
Dengan
memanfaatkan atau berdasarkan alamat IP address komputer tujuan maka komputer
pengirim melakukan proses pencarian dengan
menugaskan protocol ARP.
Berikut
penjelasan singkat mengenai cara kerja protocol ARP cara Kerja Protocol ARP:
v
Langkah pertama yang dilakukan oleh
protocol ARP adalah protokol
ARP melakukan pengiriman sebuah pesan yang sifatnya broadcast atau menyeluruh.Isi
dari pesan tersebut berupa permintaan sebuah alaman Mac Address suatu Host
berdasarkan IP address setiap Host. Pesan permintaan ini dikirim secara
menyeluruh ke semua Host yang tergabung dalam jaringan LAN.
v
Setelah pesan tersebut sampai pada
Host tujuan, maka Host tujuan akan membalas pesan tersebut dengan sebuah pesan
balasan yang berisi alamat fisik atau Mac Address yang sesuai dengan IP address
yang diminta tadi.
v
Sebagai kesimpulan, protocol ARP
bertindak seperti detektif yang menemui setiap komputer yang ada di LAN dan
menanyai apa alamat Mac Address dari IP address yang dimaksud. Secara umum bisa
dikatakan bahwa protocol ARP bertugas untuk menerjemahkan alamat IP address
atau alamat logis menjadi alamat fisik atau Mac Address.
Penjelasan Mengenai kelebihan dan Kekurangan
Ipv4 dan Ipv6?
IPv4
Internet protocol versi 4 atau IPv4 adalah Jenis jaringan yang digunakan di
dalam protokol jaringan TCP / IP menggunakan protokol IP versi 4. Panjang
totalnya adalah 32-bit dan secara teoritis dapat mengatasi hingga 4 miliar host
komputer atau lebih tepatnya 4.294.967.296 host di seluruh dunia, jumlah host
diperoleh dari 256 (diperoleh dari 8 bit) dipangkat 4 (karena terdapat 4 oktet)
sehingga nilai maksimal dari alamat IP versi 4 adalah 255.255.255.255 dimana
nilai dihitung dari nol sehingga nilai host yang dapat ditampung adalah 256x256x256x256
= 4.294.967.296 host, ketika host yang ada di seluruh dunia melebihi kuota
tersebut maka dibuatlah IP versi 6 atau IPv6. Contoh IP versi 4 alamat adalah
192.168.0.3.
IPv6
Internet protocol versi 6 atau IPv6 adalah Internet protocol yang akan
menggantikan versi protokol Internet
saat ini, yaitu IPv4 (Internet Protokol Versi 4) digunakan hampir 2 dekade. Alasan utama
upgrading ke Internet Protokol versi 6 adalah karena masalah IP Adress. Menurut
InterNIC mereka sudah habis alamat IP di kelas a dan kelas b dan sekarang ke
kelas C. Mereka tidak punya pilihan lain
kecuali meng-upgrade internet protokol ke Versi lebih baik dan tujuan
konfigurasi IPv6 adalah untuk mengatasi masalah keterbatasan.
Internet Protokol versi 4
Kelebihan:
·
Tidak mensyaratkan ukuran paket pada
link layer dan harus bisa menyusun kembali paket berukuran 576 byte.
·
Pengelolaan rute informasi yang tidak
memerlukan seluruh 32 bit tersebut, melainkan cukup hanya bagian jaringannya
saja, sehingga besar informasi rute yang disimpan di router, menjadi kecil.
Setelah address jaringan diperoleh, maka organisasi tersebut dapat secara bebas
memberikan address bagian host pada masing-masing hostnya.
Kekurangan:
·
Panjang alamat 32 bit (4bytes).
·
Dikonfigurasi secara manual atau DHCP
IPv4.
·
Dukungan terhadap IPSec opsional.
·
Fragmentasi dilakukan oleh pengirim
dan pada router, menurunkan kinerja router.
·
IPv4 yang hanya memiliki panjang
32-bit (jumlah total alamat yang dapat dicapainya mencapai 4,294,967,296
alamat). IPv4, meskipun total alamatnya mencapai 4 miliar, pada kenyataannya
tidak sampai 4 miliar alamat, karena ada beberapa limitasi, sehingga
implementasinya saat ini hanya mencapai beberapa ratus juta saja.
Internet Protokol versi 6
Kelebihan:
·
Format header baru. Header baru IPv6
lebih efisien daripada header pada IPv4 (karena memiliki overhead yang lebih
kecil). Hal ini diperoleh dengan menghilangkan beberapa bagian yang tidak
penting atau opsional.
·
Jumlah alamat yang jauh lebih besar.
Dengan spesifikasi bit untuk alamat standar sebanyak 128-bit memiliki arti IPv6
akan mampu menyediakan 2128 kemungkinan alamat unik. Walaupun tidak semuanya
akan dialokasikan namun sudah cukup untuk keperluan masa mendatang sehingga
teknologi semacam NAT pada IPv4 sudah tidak perlu lagi digunakan.
·
Infrastruktur routing dan addressing
yang efisien dan hirarkis. Arsitektur pengalamatan IPv6 yang hirarkis membuat
infrastruktur routing menjadi efisien dan hirarkis juga. Adanya konsep skup
juga memudahkan dalam manajemen pengalamatan untuk berbagai mode teknologi
transmisi.
·
Kemampuan Plug-and-play melalui
stateless maupun statefull address auto-configuration. Pada teknologi IPv6,
sebuah node yang memerlukan alamat bisa secara otomatis mendapatkannya (alamat
global) dari router IPv6 ataupun cukup dengan mengkonfigurasi dirinya sendiri
dengan alamat IPv6 tertentu (alamat link local) tanpa perlu adanya DHCP server
seperti pada IPv4. Hal ini juga akan memudahkan konfigurasi. Hal ini penting
bagi kesuksesan teknologi pengalamatan masa depan karena di Internet masa depan
nanti akan semakin banyak node yang akan terkoneksi. Perangkat rumah tangga dan
bahkan manusia pun bisa saja akan memiliki alamat IP. Tentu saja ini
mensyaratkan kesederhanaan dalam konfigurasinya. Mekanisme konfigurasi otomatis
pada IPv6 ini akan memudahkan tiap host untuk mendapatkan alamat, menemukan
tetangga dan router default bahkan menggunakan lebih dari satu router default
untuk redundansi dengan efisien.
·
Keamanan yang sudah menjadi standar
built-in.Jika pada IPv4 fitur IPsec hanya bersifat opsional maka pada IPv6
fitur IPsec ini menjadi spesifikasi standar. Paket IPv6 sudah bisa secara
langsung diamankan pada layer network.
·
Dukungan yang lebih bagus untuk QoS.
Adanya bagian (field) baru pada header IPv6 untuk mengidentifikasi trafik (Flow
Label) dan Traffic Class untuk prioritas trafik membuat QoS yang lebih terjamin
bisa diperoleh, bahkan ketika payload dari paket terenkripsi dengan IPSec dan
ESP.
·
Berbagai protokol baru untuk keperluan
interaksi antar node.Adanya protokol baru misalnya Network Discovery dengan
komunikasi multicast dan unicast yang efisien bisa menggantikan komunikasi
broadcast ARP untuk menemukan neighbor dalam jaringan.
·
Ekstensibilitas.
·
Di masa depan IPv6 dapat dikembangkan
lagi fitur-fiturnya dengan menambahkanya pada extension head.
Kekurangan:
·
Operasi IPv6 membutuhkan perubahan
perangkat (keras dan/atau lunak) yang baru yang mendukungnya.
·
Harus ada pelatihan tambahan, serta
kewajiban tetap mengoperasikan jaringan IPv4, sebab masih banyak layanan IPv6
yang berjalan di atas IPv4.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar